Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

\"Prosesor 64-bit iPhone 5S Tak Ada Gunanya\"

Written By bopuluh on Sabtu, 05 Oktober 2013 | 19.51

Prosesor Apple A7 pada iPhone 5S

KOMPAS.com - Petinggi pemanufaktur prosesor mobile Qualcomm, Anand Chandrasekher agaknya gemar mengomentari produk milik pesaing perusahaannya.

Setelah sebelumnya sempat menyerang strategi prosesor 8-core dari Mediatek, Wakil Presiden dan Kepala Pemasaran Qualcomm tersebut kali ini mengkritik arsitektur chip 64-bit yang diusung Apple pada prosesor A7 di iPhone 5S.

"Saya tahu bahwa ada kehebohan karena (teknologi 64-bit) yang diterapkan Apple pada chip A7. Saya pikir yang mereka lakukan cuma sekadar menambah gimmick, manfaatnya bagi konsumen sama sekali tidak ada," ucap Chandrasekher, sebagaimana dikutip oleh Cnet.

Chandrasekher menjelaskan bahwa arsitektur 64-bit memang diperlukan agar sebuah perangkat komputer bisa mengakses memori yang lebih besar dari 4 GB. Akan tetapi, kebanyakan smartphone seperti iPhone 5S sendiri hanya dibekali RAM sebesar 1 GB atau 2 GB.

Di sisi lain, ARM, perancang prosesor di balik produk-produk chip dari Qualcomm, Apple, Samsung, dan Nvidia meyakini bahwa arsitektur 64-bit cepat atau lambat pasti akan diperlukan di smartphone dan tablet.

Kepala strategi mobile ARM James Bruce menjelaskan bahwa spesifikasi smartphone dan tablet high-end yang beredar saat ini sudah mendekati batas memori 4 GB yang dimungkinkan chip 32-bit.

Langkah Apple mulai menerapkan arsitektur 64-bit di produknya sedari sekarang, karena itu, kemungkinan adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan tersebut.

"Kami percaya bahwa (teknologi 64-bit Apple) adalah sebuah terobosan dalam jangka panjang karena memberi landasan bagi aplikasi-aplikasi dan kemampuan lintas-platform," ujar analis Jefferies Peter Misek.

Selain Apple, produsen chip gadget lain yang juga telah menyatakan bakal segera mengikuti tren 64-bit adalah Samsung. Ketika produk chip dari perusahaan Korea itu mengumumkan chip 64-bit pertamanya, Apple mungkin sudah akan bergerak ke prosesor 64-bit generasi kedua.


19.51 | 0 komentar | Read More

Menapaki Sisa-sisa Sejarah Kota Tangerang

KOMPAS.com - Matahari baru saja menampakkan wajahnya yang bundar sempurna berwarna jingga pekat pagi itu. Seolah memberikan semangat pada saya yang hari itu akan melakukan sebuah perjalanan panjang menapaki sisa-sisa sejarah di kota tetangga, Tangerang.

Waktu baru menunjukkan pukul 05.50, tapi saya sudah sampai di Stasiun Cakung untuk melakukan perjalanan menuju ke Tangerang menggunakan Commuter Line. Hari itu, Minggu (29/9/2013), saya dan komunitas Love Our Heritage (LOH) akan melakukan Jelajah Kota Tangerang selama sehari. Tak sabar rasanya bertemu mereka di Stasiun Tangerang nanti, tempat kami merencanakan pertemuan hari itu.

Sekitar pukul 06.00 kereta sudah datang. Artinya, saat itu pula perjalanan saya dimulai. Untuk sampai di Kota Tangerang saya harus melewati 17 stasiun dengan dua kali transit di Stasiun Manggarai dan Stasiun Duri. Senangnya melakukan perjalanan dengan Commuter Line di hari Minggu, tidak banyak penumpang yang berjejalan di gerbong kereta. Bahkan gerbong kereta terasa amat lengang dan banyak tempat duduk yang masih kosong. Andai saja, kondisi ini bisa didapatkan setiap hari, pasti banyak masyarakat yang mau menggunakan moda transportasi umum ini.

Menempuh perjalanan selama dua jam lamanya, akhirnya saya menginjakkan kaki di kota Tangerang. Saat turun dari kereta saya langsung mencari teman-teman Komunitas LOH, tidak sabar rasanya menyusuri kekayaan sejarah kota Tangerang. Memang benar kata pepatah, kalau jodoh tak akan lari ke mana. Ternyata saya satu perjalanan dengan teman-teman LOH sejak dari Stasiun Duri, tapi sayangnya kami berada di gerbong yang berbeda.

Kemudian, kami pun berkumpul di peron untuk menunggu teman-teman lain yang masih dalam perjalanan menuju Tangerang. Sementara menunggu, kami dibagikan sinopsis perjalanan sebagai penduan wisata yang akan kami jalankan selama sehari.

Saatnya Memulai Perjalanan

Hari itu, kami akan menjelajahi kawasan Pasar Lama, Tangerang, dengan rute perjalanan Nasi Uduk Encim Sukaria, Sungai Cisadane, Kelenteng Boen Tek Bio, Masjid Jami Kalipasir, dan Museum Benteng Heritage. Untuk menjelajahi tempat-tempat tersebut, kami lakukan dengan berjalan kaki.

Tapi, dari Stasiun Tangerang menuju Nasi Uduk Encim Sukaria, kami harus menggunakan angkutan umum karena jaraknya cukup jauh. Nasi Uduk Encim Sukaria merupakan salah satu kuliner terkenal di Tangerang yang terletak di jantung kota, yaitu di Jalan KH Soleh Ali. Sayangnya, kami belum bisa mencicipi lezatnya menu di sana karena warungnya tutup. Akhirnya kami pun sarapan di warung sekitar yang menawarkan soto mie, soto babat, soto daging, dan ada juga ketoprak.

Perut telah terisi, begitu juga dengan tenaga. Saatnya melanjutkan Jelajah Kota Tangerang. Tempat selanjutnya kami akan menuju Sungai Cisadane. Untuk bisa sampai ke Sungai Cisadane kami jalan kaki selama 10 menit.

Dalam perjalanan, Ferry, pemandu wisata dari Komunitas LOH, menjelaskan tentang sejarah Tangerang yang disebut sebagai Kota Benteng. Pada zaman penjajahan Belanda, dibangun benteng pertahanan di dekat Sungai Cisadane yang digunakan sebagai benteng pertahanan dari serangan Kesultanan Banten.

Itulah sebabnya mengapa warga yang tinggal di kawasan tersebut diberi julukan Cina Benteng. Selain berada di kawasan bekas benteng, kebanyakan warga di kawasan tersebut merupakan keturunan etnis Tionghoa yang menempati wilayah itu sejak lama.

Setelah melewati permukiman penduduk dan satu gang sempit, akhirnya kami pun sampai di tepi Sungai Cisadane. Sungai yang berhulu di Gunung Salak-Pangrango di sebelah selatan Kabupaten Tangerang ini, membentang kokoh membelah sebagian kota Tangerang.

Dulu, Sungai Cisadane dimanfaatkan sebagai untuk pengairan dan bahan baku air minum PDAM setempat.  Kini, pemerintah setempat tampak serius menjaga kelestarian sungai dengan cara membersihkan sungai sebanyak tiga kali sebulan juga membangun ruang terbuka hijau di beberapa titik di bantaran sungai. Selain itu, Sungai Cisadane memiliki festival besar, yaitu Festival Perahu Naga atau Festival Pecun yang diselenggarakan tiap tahunnya.

Menyusuri Sudut Pasar Lama

Salah satu pusat sejarah Kota Tangerang yang masih menampakkan sisa-sisa masa lampau adalah kawasan Pasar Lama. Letaknya tidak jauh dari Sungai Cisadane. Pasar Lama Tangerang merupakan pasar tradisional tertua yang pernah ada dan merupakan cikal bakal Kota Tangerang.

Memasuki kawasan Pasar Lama, nuansa keberadaan etnis Tionghoa sangat terasa. Mulai dari bangunan rumah penduduk yang masih mempertahankan bentuk aslinya, sampai pada makanan yang dijual di sepanjang jalan. Sebagai tempat bernaung etnis Tionghoa, di kawasan ini terdapat Kelenteng Boen Tek Bio juga Museum Benteng Heritage yang merupakan sumber sejarah etnis Tionghoa di Tangerang.

Kelenteng Boen Tek Bio

Kelenteng Boen Tek Bio di Pasar Lama dikenal sebagai kelenteng tertua di Tangerang yang diperkirakan sudah berumur 300 tahun. Kelenteng yang hanya mengalami renovasi sekali pada tahun 1844 ini, merupakan salah satu dari ketiga kelenteng besar yang berpengaruh serta berusia tua di Tangerang. Dua kelenteng tua lainnya adalah Boen San Bio dan Boen Hay Bio yang berusia hampir sama.

Memasuki kawasan kelenteng kami pun disambut dengan asap hio yang mengepul dari tempat peribadatan. Aromanya begitu khas. Saat itu, kelenteng memang dipenuhi warga Tionghoa yang sedang beribadah.

Di area belakang kelenteng Boen Tek Bio juga terdapat sebuah vihara yang bernama Vihara Padumuttara. Tempat peribadatan umat Buddha itu besar dan bersih. Anda bisa merasakan kesejukan ketika berada di dalam vihara.

Masjid Jami Kali Pasir

Tidak jauh dari Kelenteng Boen Tek Bio, terdapat tempat ibadah umat Islam yang juga merupakan bangunan tua, Masjid Jami Kali Pasir. Masjid dengan nuansa hijau putih tersebut sudah mengalami banyak perubahan dari kondisi awalnya. Hanya dua sisi bangunan yang masih utuh dipertahankan, yakni empat tiang di dalam masjid, dan kubah kecil bermotif China di atas masjid.

Saat ini posisi masjid terletak di tengah pemukiman penduduk yang begitu padat. Hal ini membuat masjid tidak mempunyai halaman. Itu pula yang menjadi salah satu alasan sulit untuk mengabadikan gambar utuh masjid ini.

Museum Benteng Heritage

Masih di kawasan Pasar Lama, kami kembali melanjutkan perjalanan. Tujuan kami berikutnya adalah Museum Benteng Heritage. Museum pribadi milik Udaya Halim ini merupakan hasil restorasi dari sebuah bangunan tua berarsitektur tradisional Tionghoa yang diduga dibangun pada sekitar abad ke-17. Bangunan ini juga merupakan bangunan tertua di Tangerang dengan unsur Tionghoa yang amat kental.

Bangunan yang berada di tengah Pasar Lama ini, memiliki dua tingkat. Lantai satu museum dijadikan sebagai restoran, tempat gathering, penjualan suvenir, dan sebagainya. Sedangkan di lantai dualah baru kita bisa menemukan berbagai barang antik koleksi museum. Museum ini menyimpan berbagai barang yang berkaitan dengan sejarah etnis Tionghoa di Indonesia serta berbagai artefak yang menjadi saksi bisu masa lalu.

Museum yang mendapat julukan Pearl of Tangerang ini juga banyak mendapatkan penghargaan. Dalam ajang FIABCI (Federation Internationals des Administrateurs de Bien-Conselis Immobiliers) Indonesia, Museum Benteng Heritage mendapat juara pertama untuk kategori Heritage, mengalahkan Bank Indonesia, pada 2012 lalu. Tidak sampai di situ, di tingkat internasional FIABCI Prix d'excellent Award pun museum ini berhasil menyabet juara kedua dalam kategori yang sama tahun 2013.

Museum Benteng Heritage pun menjadi saksi perjalanan panjang kami membuka masa lalu kota Tangerang dalam Jelajah Kota Tangerang bersama Komunitas LOH. Tidak lupa momen bersejarah di tempat bersejarah juga harus diabadikan. Setelah berfoto di museum kami pun kembali pulang ke tempat masing-masing. Benar-benar perjalanan yang mengesankan...

Editor : I Made Asdhiana


19.51 | 0 komentar | Read More

Habibie Buka Pemutaran Film \"Habibie dan Ainun\" di Singapura

Written By bopuluh on Jumat, 04 Oktober 2013 | 19.51

SINGAPURA, KOMPAS.com — Beberapa jam setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, mantan Presiden BJ Habibie terbang ke Singapura, Jumat (4/10/2013) sore. Dia diundang membuka pemutaran film Habibie dan Ainun di National University of Singapore (NUS).

Ratusan mahasiswa dan pekerja profesional Indonesia di Singapura memadati auditorium kampus itu. Pemutaran film ini sendiri merupakan bagian dari festival film Indonesia yang diselenggarakan oleh Office of Alumni Relations (OAR) NUS.

Profesor Victor Savage, Direktur OAR, menyambut baik pagelaran ini. Savage menyebutkan, alumni universitas terbaik di Singapura ini yang berasal dari Indonesia tidaklah sedikit.

"Jumlah mereka signifikan, banyak yang sudah menjadi profesional sukses. Kami ingin terus menjalin hubungan yang baik dengan Indonesia, mungkin ke depan kita bisa lebih mengundang lebih banyak tokoh penting," ujar dia.

Sementara Habibie dalam pidato singkatnya berharap kisah hidupnya yang difilmkan setelah sebelumnya dibukukan ini dapat menginspirasi arti dari cinta yang sesungguhnya. "Bagi saya love itu bukan hanya terhadap istri, namun juga terhadap orang-orang di sekitar kita, lingkungan, dan juga tentunya Tuhan," kata dia.

Dalam pidato itu, Habibie pun bertutur tentang hari-hari pertama dia kehilangan sang istri, Ainun. "Seminggu pertama setelah Ainun tiada, saya stres, bahkan mendapati diri saya terbangun dengan piyama mencari-cari Ibu, menangis tidak jelas," aku dia.

Mengulang apa yang sering disampaikannya, Habibie menyebutkan psikosomatik malignant yang dideritanya itu baru bisa diatasi dengan langkah "restart" melalui penulisan buku, bertutur tentang hari-harinya bersama Ainun.

Bukan hanya masyarakat Indonesia yang luar biasa antusias menyambut Habibie, petang itu. Antusiasme yang sama besar juga diperlihatkan sejumlah pelajar Singapura yang datang ke NUS untuk melihat sosok yang dikenal lemah lembut dan penyayang terhadap istrinya ini. 

Tahir, pengusaha nasional yang mensponsori kedatangan Habibie, menuturkan, di tengah meningkatnya angka perceraian pada zaman ini, kisah Habibie dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Editor : Palupi Annisa Auliani


19.51 | 0 komentar | Read More

Tjahjo Kumolo: TNI Jangan Sakiti Rakyat


SEMARANG, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, Tentara Nasional Indonesia harus senantiasa meningkatkan profesionalisme dan jangan sekali-kali menyakiti rakyat dan mencederai demokrasi di Tanah Air.

"Netralitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus jadi kata kunci bahwa TNI adalah milik kebanggaan kita semua, milik rakyat Indonesia," kata Tjahjo Kumolo SH di Semarang, Sabtu (5/10/2013).

Pernyataan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu terkait dengan Hari Ulang Tahun Ke-68 Tentara Nasional Indonesia.

Tjahjo yang juga anggota Komisi I (Bidang Pertahanan) DPR RI mengingatkan bahwa TNI lahir dari rakyat bersama rakyat menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kata kuncinya adalah karena bersama rakyat, TNI tetap berjaya di NKRI," kata Tjahjo yang juga calon anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Kendal).

Tentara Nasional Indonesia, lanjut Tjahjo, harus menjunjung tinggi saptamarga yang pasal pertamanya menyatakan bahwa TNI sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila.

"Tentara Nasional Indonesia harus konsisten kembali ke jati dirinya sebagai TNI yang saptamargais dan Pancasilais," kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.

Editor : Farid Assifa


19.51 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Kamis, 03 Oktober 2013 | 19.51

KOMPAS.comKOMPAS.comKiat Jauhkan Paparan Polusi di JalananKuasa Hukum Benget Akan Adukan Hakim ke KYHamilton Tercepat, Raikkonen Melintir pada Sesi Latihan Bebas Pertama GP KoreaBerapa Harga DSLR Canon 70D di Indonesia?Dilarang Iri Pada Kesuksesan Karier Orang LainPKS Bantah Minta THR dan Ongkos ke Istanbul dari Yudi SetiawanPemerintah Australia Mukimkan Kembali 500 Pengungsi SuriahMembedah Isi BB Cream, CC Cream dan DD CreamHendra/Ahsan \"Dibon\" Klub ChinaStoner Coba Motor Baru Honda di MotegiWarga Bukit Duri Tunggu Bantuan Bahan Material Bedah KampungPebisnis Mobkas Dukung Geser "Mobil Tua&quotke Luar JakartaIHSG Dibuka TurunAkil Ditangkap, Putusan Sengketa Pilkada Lebak Minta Ditinjau UlangSusi, Tersangka Kasus Akil Caleg PDI-P dari Bandar Lampung

http://www.kompas.com/ News and Service Fri, 04 Oct 2013 09:50:58 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0950409/Kiat.Jauhkan.Paparan.Polusi.di.Jalanan Fri, 04 Oct 2013 09:50:40 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/13/2236491MobilMurahMacet021379076262-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polusi udara terutama di kota-kota besar semkian memperhatikan. Polusi tentu menjadi ancaman tersendiri bagi kesehatan terutama pernafasan. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0950409/Kiat.Jauhkan.Paparan.Polusi.di.Jalanan">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0950409/Kiat.Jauhkan.Paparan.Polusi.di.Jalanan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0949102/Kuasa.Hukum.Benget.Akan.Adukan.Hakim.ke.KY Fri, 04 Oct 2013 09:49:10 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/30/1720048Cakung-20130930-00362p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kuasa hukum Benget Situmorang, terdakwa pembunuhan dan mutilasi istrinya, akan tetap mengadukan hakim dalam persidangan itu ke Komisi Yudisial. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0949102/Kuasa.Hukum.Benget.Akan.Adukan.Hakim.ke.KY">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0949102/Kuasa.Hukum.Benget.Akan.Adukan.Hakim.ke.KY http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0947453/Hamilton.Tercepat.Raikkonen.Melintir.pada.Sesi.Latihan.Bebas.Pertama.GP.Korea Fri, 04 Oct 2013 09:47:45 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/09/1119414hamilton-0909p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lewis Hamilton mencatat waktu tercepat pada sesi latihan bebas pertama GP Korea yang berlangsung di Sirkuit Korea International di Yeongnam, Jumat (4/10/2013). <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0947453/Hamilton.Tercepat.Raikkonen.Melintir.pada.Sesi.Latihan.Bebas.Pertama.GP.Korea">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0947453/Hamilton.Tercepat.Raikkonen.Melintir.pada.Sesi.Latihan.Bebas.Pertama.GP.Korea http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0938048/Berapa.Harga.DSLR.Canon.70D.di.Indonesia. Fri, 04 Oct 2013 09:38:04 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/03/1202190canon70d-openp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Datascrip telah mulai memasarkan DSLR Canon EOS 70D di Indonesia. Tersedia pilihan dengan dan tanpa koneksi WiFi. Berapa harganya? <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0938048/Berapa.Harga.DSLR.Canon.70D.di.Indonesia.">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0938048/Berapa.Harga.DSLR.Canon.70D.di.Indonesia. http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937572/Dilarang.Iri.Pada.Kesuksesan.Karier.Orang.Lain Fri, 04 Oct 2013 09:37:57 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0153159catskarierp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rekan kerja dipuji oleh atasan, karena dinilai memiliki kinerja yang baik. Melihat kondisi ini, Anda pun dilanda perasaan jengkel dan iri hati. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937572/Dilarang.Iri.Pada.Kesuksesan.Karier.Orang.Lain">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937572/Dilarang.Iri.Pada.Kesuksesan.Karier.Orang.Lain http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937236/PKS.Bantah.Minta.THR.dan.Ongkos.ke.Istanbul.dari.Yudi.Setiawan Fri, 04 Oct 2013 09:37:23 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/124410420130905-114138p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah pernyataan pengusaha Yudi Setiawan tentang adanya permintaan tunjangan hari raya (THR) dan ongkos kunjungan ke Istanbul sebesar miliaran rupiah. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937236/PKS.Bantah.Minta.THR.dan.Ongkos.ke.Istanbul.dari.Yudi.Setiawan">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937236/PKS.Bantah.Minta.THR.dan.Ongkos.ke.Istanbul.dari.Yudi.Setiawan http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933332/Pemerintah.Australia.Mukimkan.Kembali.500.Pengungsi.Suriah Fri, 04 Oct 2013 09:33:33 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0932148Pengungsi-Suriah-di-Tepi-Sungai-Tigrisp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah federal Australia, Jumat (4/10/2013) mengumumkan persetujuannya untuk memukimkan kembali 500 orang pengungsi asal Suriah sebagai bagian dari program pengungsi kemanusiaan Australia. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933332/Pemerintah.Australia.Mukimkan.Kembali.500.Pengungsi.Suriah">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933332/Pemerintah.Australia.Mukimkan.Kembali.500.Pengungsi.Suriah http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933334/Membedah.Isi.BB.Cream.CC.Cream.dan.DD.Cream Fri, 04 Oct 2013 09:33:33 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0931588shutterstock-67527790p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah BB Cream, belakangan hadir CC Cream dan DD Cream. Apa sebenarnya fungsi dari ketiga krim ini? <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933334/Membedah.Isi.BB.Cream.CC.Cream.dan.DD.Cream">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933334/Membedah.Isi.BB.Cream.CC.Cream.dan.DD.Cream http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933019/Hendra/Ahsan.Dibon.Klub.China Fri, 04 Oct 2013 09:33:01 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/25/2129228Ahsan-Hendra-1p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Juara Dunia 2013 Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan diundang untuk berlaga di Chinese Badminton Super League 2013 <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933019/Hendra/Ahsan.Dibon.Klub.China">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933019/Hendra/Ahsan.Dibon.Klub.China http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0929363/Stoner.Coba.Motor.Baru.Honda.di.Motegi Fri, 04 Oct 2013 09:29:36 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0922312stoner-0410p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Casey Stoner kembali beraksi di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, dalam sesi uji coba bersama Honda, Kamis (3/10/2013). <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0929363/Stoner.Coba.Motor.Baru.Honda.di.Motegi">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0929363/Stoner.Coba.Motor.Baru.Honda.di.Motegi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0925461/Warga.Bukit.Duri.Tunggu.Bantuan.Bahan.Material.Bedah.Kampung. Fri, 04 Oct 2013 09:25:46 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/03/1458101IMG-20131003-00699p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Warga Kampung Melayu Kecil, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, tengah menunggu kedatangan material bangunan untuk renovasi rumah mereka. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0925461/Warga.Bukit.Duri.Tunggu.Bantuan.Bahan.Material.Bedah.Kampung.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0925461/Warga.Bukit.Duri.Tunggu.Bantuan.Bahan.Material.Bedah.Kampung. http://otomotif.kompas.com/read/2013/10/04/10091/Pebisnis.Mobkas.Dukung.Geser.Mobil.Tua.ke.Luar.Jakarta Fri, 04 Oct 2013 09:22:13 +0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2013/09/25/2479a41a769d104c1f4bbfb807d9dfa2.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Justru lebih banyak biaya rekondisinya. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2013/10/04/10091/Pebisnis.Mobkas.Dukung.Geser.Mobil.Tua.ke.Luar.Jakarta">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2013/10/04/10091/Pebisnis.Mobkas.Dukung.Geser.Mobil.Tua.ke.Luar.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0919539/IHSG.Dibuka.Turun Fri, 04 Oct 2013 09:19:53 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/30/0955263-ihsg-melemah-25-poin-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan dibuka turun pada perdagangan Jumat (4/10/2013) pagi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0919539/IHSG.Dibuka.Turun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0919539/IHSG.Dibuka.Turun http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0918315/Akil.Ditangkap.Putusan.Sengketa.Pilkada.Lebak.Minta.Ditinjau.Ulang Fri, 04 Oct 2013 09:18:31 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0004321tubagusp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">KPU Lebak mempertimbangkan langkah hukum meminta peninjauan ulang keputusan sengketa hasil pilkada Lebak, menyusul penangkapan Ketua MK Akil Mochtar dan kawan-kawan. Meski demikian, KPU Lebak tetap bersiap menggelar pemungutan suara ulang. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0918315/Akil.Ditangkap.Putusan.Sengketa.Pilkada.Lebak.Minta.Ditinjau.Ulang">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0918315/Akil.Ditangkap.Putusan.Sengketa.Pilkada.Lebak.Minta.Ditinjau.Ulang http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0917174/Susi.Tersangka.Kasus.Akil.Caleg.PDI.P.dari.Bandar.Lampung Fri, 04 Oct 2013 09:17:17 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0100097AkilMochtarDitangkapKPK141380816853-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">STA alias Susi Tur Andayani, yang menjadi salah satu tersangka kasus dugaan suap terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, ternyata juga terdaftar sebagai calon legislatif dari Daerah Pemilihan Bandar Lampung III. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0917174/Susi.Tersangka.Kasus.Akil.Caleg.PDI.P.dari.Bandar.Lampung">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0917174/Susi.Tersangka.Kasus.Akil.Caleg.PDI-P.dari.Bandar.Lampung

KOMPAS.comKOMPAS.comKiat Jauhkan Paparan Polusi di JalananKuasa Hukum Benget Akan Adukan Hakim ke KYHamilton Tercepat, Raikkonen Melintir pada Sesi Latihan Bebas Pertama GP KoreaBerapa Harga DSLR Canon 70D di Indonesia?Dilarang Iri Pada Kesuksesan Karier Orang LainPKS Bantah Minta THR dan Ongkos ke Istanbul dari Yudi SetiawanPemerintah Australia Mukimkan Kembali 500 Pengungsi SuriahMembedah Isi BB Cream, CC Cream dan DD CreamHendra/Ahsan \"Dibon\" Klub ChinaStoner Coba Motor Baru Honda di MotegiWarga Bukit Duri Tunggu Bantuan Bahan Material Bedah KampungPebisnis Mobkas Dukung Geser "Mobil Tua&quotke Luar JakartaIHSG Dibuka TurunAkil Ditangkap, Putusan Sengketa Pilkada Lebak Minta Ditinjau UlangSusi, Tersangka Kasus Akil Caleg PDI-P dari Bandar Lampung

http://www.kompas.com/ News and Service Fri, 04 Oct 2013 09:50:58 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0950409/Kiat.Jauhkan.Paparan.Polusi.di.Jalanan Fri, 04 Oct 2013 09:50:40 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/13/2236491MobilMurahMacet021379076262-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polusi udara terutama di kota-kota besar semkian memperhatikan. Polusi tentu menjadi ancaman tersendiri bagi kesehatan terutama pernafasan. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0950409/Kiat.Jauhkan.Paparan.Polusi.di.Jalanan">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0950409/Kiat.Jauhkan.Paparan.Polusi.di.Jalanan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0949102/Kuasa.Hukum.Benget.Akan.Adukan.Hakim.ke.KY Fri, 04 Oct 2013 09:49:10 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/30/1720048Cakung-20130930-00362p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kuasa hukum Benget Situmorang, terdakwa pembunuhan dan mutilasi istrinya, akan tetap mengadukan hakim dalam persidangan itu ke Komisi Yudisial. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0949102/Kuasa.Hukum.Benget.Akan.Adukan.Hakim.ke.KY">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0949102/Kuasa.Hukum.Benget.Akan.Adukan.Hakim.ke.KY http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0947453/Hamilton.Tercepat.Raikkonen.Melintir.pada.Sesi.Latihan.Bebas.Pertama.GP.Korea Fri, 04 Oct 2013 09:47:45 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/09/1119414hamilton-0909p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lewis Hamilton mencatat waktu tercepat pada sesi latihan bebas pertama GP Korea yang berlangsung di Sirkuit Korea International di Yeongnam, Jumat (4/10/2013). <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0947453/Hamilton.Tercepat.Raikkonen.Melintir.pada.Sesi.Latihan.Bebas.Pertama.GP.Korea">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0947453/Hamilton.Tercepat.Raikkonen.Melintir.pada.Sesi.Latihan.Bebas.Pertama.GP.Korea http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0938048/Berapa.Harga.DSLR.Canon.70D.di.Indonesia. Fri, 04 Oct 2013 09:38:04 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/03/1202190canon70d-openp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Datascrip telah mulai memasarkan DSLR Canon EOS 70D di Indonesia. Tersedia pilihan dengan dan tanpa koneksi WiFi. Berapa harganya? <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0938048/Berapa.Harga.DSLR.Canon.70D.di.Indonesia.">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0938048/Berapa.Harga.DSLR.Canon.70D.di.Indonesia. http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937572/Dilarang.Iri.Pada.Kesuksesan.Karier.Orang.Lain Fri, 04 Oct 2013 09:37:57 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0153159catskarierp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rekan kerja dipuji oleh atasan, karena dinilai memiliki kinerja yang baik. Melihat kondisi ini, Anda pun dilanda perasaan jengkel dan iri hati. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937572/Dilarang.Iri.Pada.Kesuksesan.Karier.Orang.Lain">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937572/Dilarang.Iri.Pada.Kesuksesan.Karier.Orang.Lain http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937236/PKS.Bantah.Minta.THR.dan.Ongkos.ke.Istanbul.dari.Yudi.Setiawan Fri, 04 Oct 2013 09:37:23 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/124410420130905-114138p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah pernyataan pengusaha Yudi Setiawan tentang adanya permintaan tunjangan hari raya (THR) dan ongkos kunjungan ke Istanbul sebesar miliaran rupiah. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937236/PKS.Bantah.Minta.THR.dan.Ongkos.ke.Istanbul.dari.Yudi.Setiawan">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0937236/PKS.Bantah.Minta.THR.dan.Ongkos.ke.Istanbul.dari.Yudi.Setiawan http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933332/Pemerintah.Australia.Mukimkan.Kembali.500.Pengungsi.Suriah Fri, 04 Oct 2013 09:33:33 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0932148Pengungsi-Suriah-di-Tepi-Sungai-Tigrisp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah federal Australia, Jumat (4/10/2013) mengumumkan persetujuannya untuk memukimkan kembali 500 orang pengungsi asal Suriah sebagai bagian dari program pengungsi kemanusiaan Australia. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933332/Pemerintah.Australia.Mukimkan.Kembali.500.Pengungsi.Suriah">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933332/Pemerintah.Australia.Mukimkan.Kembali.500.Pengungsi.Suriah http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933334/Membedah.Isi.BB.Cream.CC.Cream.dan.DD.Cream Fri, 04 Oct 2013 09:33:33 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0931588shutterstock-67527790p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah BB Cream, belakangan hadir CC Cream dan DD Cream. Apa sebenarnya fungsi dari ketiga krim ini? <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933334/Membedah.Isi.BB.Cream.CC.Cream.dan.DD.Cream">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933334/Membedah.Isi.BB.Cream.CC.Cream.dan.DD.Cream http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933019/Hendra/Ahsan.Dibon.Klub.China Fri, 04 Oct 2013 09:33:01 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/25/2129228Ahsan-Hendra-1p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Juara Dunia 2013 Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan diundang untuk berlaga di Chinese Badminton Super League 2013 <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933019/Hendra/Ahsan.Dibon.Klub.China">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0933019/Hendra/Ahsan.Dibon.Klub.China http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0929363/Stoner.Coba.Motor.Baru.Honda.di.Motegi Fri, 04 Oct 2013 09:29:36 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0922312stoner-0410p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Casey Stoner kembali beraksi di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, dalam sesi uji coba bersama Honda, Kamis (3/10/2013). <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0929363/Stoner.Coba.Motor.Baru.Honda.di.Motegi">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0929363/Stoner.Coba.Motor.Baru.Honda.di.Motegi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0925461/Warga.Bukit.Duri.Tunggu.Bantuan.Bahan.Material.Bedah.Kampung. Fri, 04 Oct 2013 09:25:46 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/03/1458101IMG-20131003-00699p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Warga Kampung Melayu Kecil, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, tengah menunggu kedatangan material bangunan untuk renovasi rumah mereka. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0925461/Warga.Bukit.Duri.Tunggu.Bantuan.Bahan.Material.Bedah.Kampung.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0925461/Warga.Bukit.Duri.Tunggu.Bantuan.Bahan.Material.Bedah.Kampung. http://otomotif.kompas.com/read/2013/10/04/10091/Pebisnis.Mobkas.Dukung.Geser.Mobil.Tua.ke.Luar.Jakarta Fri, 04 Oct 2013 09:22:13 +0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2013/09/25/2479a41a769d104c1f4bbfb807d9dfa2.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Justru lebih banyak biaya rekondisinya. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2013/10/04/10091/Pebisnis.Mobkas.Dukung.Geser.Mobil.Tua.ke.Luar.Jakarta">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2013/10/04/10091/Pebisnis.Mobkas.Dukung.Geser.Mobil.Tua.ke.Luar.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0919539/IHSG.Dibuka.Turun Fri, 04 Oct 2013 09:19:53 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/30/0955263-ihsg-melemah-25-poin-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan dibuka turun pada perdagangan Jumat (4/10/2013) pagi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0919539/IHSG.Dibuka.Turun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0919539/IHSG.Dibuka.Turun http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0918315/Akil.Ditangkap.Putusan.Sengketa.Pilkada.Lebak.Minta.Ditinjau.Ulang Fri, 04 Oct 2013 09:18:31 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0004321tubagusp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">KPU Lebak mempertimbangkan langkah hukum meminta peninjauan ulang keputusan sengketa hasil pilkada Lebak, menyusul penangkapan Ketua MK Akil Mochtar dan kawan-kawan. Meski demikian, KPU Lebak tetap bersiap menggelar pemungutan suara ulang. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0918315/Akil.Ditangkap.Putusan.Sengketa.Pilkada.Lebak.Minta.Ditinjau.Ulang">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0918315/Akil.Ditangkap.Putusan.Sengketa.Pilkada.Lebak.Minta.Ditinjau.Ulang http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0917174/Susi.Tersangka.Kasus.Akil.Caleg.PDI.P.dari.Bandar.Lampung Fri, 04 Oct 2013 09:17:17 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0100097AkilMochtarDitangkapKPK141380816853-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">STA alias Susi Tur Andayani, yang menjadi salah satu tersangka kasus dugaan suap terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, ternyata juga terdaftar sebagai calon legislatif dari Daerah Pemilihan Bandar Lampung III. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0917174/Susi.Tersangka.Kasus.Akil.Caleg.PDI.P.dari.Bandar.Lampung">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/04/0917174/Susi.Tersangka.Kasus.Akil.Caleg.PDI-P.dari.Bandar.Lampung


19.51 | 0 komentar | Read More

Gara-gara Kebelet Pipis, Motor Aris Dirampas Orang Berkeris

Written By bopuluh on Rabu, 02 Oktober 2013 | 19.51

BENGKULU, KOMPAS.com - Aris (19), pemuda Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Bengkulu, tampak shock setelah kawanan rampok bersenjatakan keris membawa kabur motornya. Peristiwa terjadi saat Aris meminggirkan motor karena hendak buang air kecil di halaman gedung Balai buntar, Kota Bengkulu.

Perampasan motor ini terjadi saat Aris yang mengendarai sepeda motor matic hendak bertandang ke rumah kerabatnya, Rabu (2/10/2013) sekitar pukul 23.30 WIB. Di depan Balai Buntar, dia yang sehari-hari bekerja sebagai buruh, meminggirkan kendaraan karena ingin buang air kecil.

Baru saja Aris selesai buang hajat, dua pria dengan yang menurut dia berambut panjang dan berjaket, menghampirinya. "Kedua orang itu menghampiri saya menanyakan sesuatu tapi mendadak menempelkan keris sepanjang 30 sentimeter ke leher saya," kata dia.

Awalnya aris hendak melawan namun pelaku justru menekan keris lebih kuat ke lehernya. Aris pun hanya bisa pasrah menyerahkan sepeda motor kepada kedua orang itu. "Leher saya sempat tergores keris sehingga berdarah, kerisnya tajam sepertinya terbuat dari bahan kuningan," tambah dia.

Perampasan ini langsung Aris laporkan ke Polsek Gading Cempaka, Bengkulu. Dia menambah daftar korban perampasan sepeda motor yang dilakukan dengan kekerasan menggunakan senjata api maupun senjata tajam yang akhir-ahir ini marak di Bengkulu.

Editor : Palupi Annisa Auliani


19.51 | 0 komentar | Read More

Mutiara Laut Selatan Mulai Dilirik untuk Investasi


JAKARTA, KOMPAS.com -
Produk perhiasan mutiara laut selatan asal Indonesia mulai dilirik sebagai sarana untuk investasi. Nilai jual produk mutiara laut selatan terus meningkat, terutama jika diolah dalam bentuk perhiasan.

Di dunia, Indonesia memasok 43 persen mutiara laut selatan dengan kualitas A-C, disusul Australia, Filipina, Myanmar, dan Malaysia. Mutiara laut tersebut akan bernilai semakin tinggi jika bentuk, kemilau, dan kemulusannya mendekati sempurna.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, dalam Festival Mutiara Indonesia, di Jakarta, Rabu (2/10/2013), mengemukakan, mutiara laut selatan merupakan produk perhiasan prestise yang diakui dunia, disamping berlian. Sayangnya, nilai ekspor mutiara Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan dengan total nilai perdagangan mutiara dunia.

Untuk itu, pemerintah dan pelaku usaha perlu mendorong promosi dan mempercepat industrialisasi mutiara bernilai tambah. Selain itu, upaya membendung arus mutiara impor yang masuk dengan kewajiban memenuhi standar nasional Indonesia mutiara laut selatan.

Tahun 2012, nilai ekspor mutiara sebesar 29,43 juta dollar AS atau hanya 2,07 persen dari total perdagangan mutiara dunia sebesar 1,41 miliar dollar AS. Tahun 2013, nilai ekspor mutiara ditargetkan naik sampai 20 persen atau sekitar 36 juta dollar AS.

Steven, pengelola CV Rosario Mutiara Pearl Farm, mengemukakan, perhiasan mutiara laut selatan dengan kualitas tertinggi atau AAA memiliki potensi besar sebagai instrumen investasi. Instrumen investasi perhiasan selama ini telah berjalan untuk perhiasan emas.

Jual-beli mutiara sebagai sarana investasi itu berlangsung untuk perhiasan mutiara dengan kualitas tinggi. Harga jual mutiara laut selatan dengan kualitas tertinggi AAA saat ini bisa mencapai miliaran rupiah per butir.

Sutrisno, pemasar Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia, mengemukakan, permintaan mutiara laut selatan terus meningkat. Dalam kurun dua tahun terakhir, harga jual mutiara laut selatan rata-rata naik 15 persen.

Meski permintaan naik, kata dia, produksi cenderung menurun. Penurunan tersebut dipicu oleh minimnya produksi bibit kerang mutiara dan pencemaran laut.(LKT)

Editor : Erlangga Djumena


19.51 | 0 komentar | Read More

Nikmati Santapan Tradisi Indonesia lewat Mighty Culinary

Written By bopuluh on Selasa, 01 Oktober 2013 | 19.51


Kompas.com - Bagi para penikmat kuliner, event perayaan Mighty Culinary hadir lagi tahun ini. Memasuki  tahun ketiganya, kali ini lebih ramai dengan 50 tenant dan 9 menu daerah spesial.

Indonesia kaya akan beragamnya jenis makanan. Setiap daerah punya masakan  khusus dan rasanya tak diragukan lagi enaknya. Namun tak semua orang punya kesempatan untuk menjajal berbagai ragam kuliner itu.

Ada yang pernah mencoba enaknya jamur dari Pulau Bangka? Lewat masakan Kulat Lempah Pelawan, jamur  langka yang enaknya tak terkira ini menjadi andalan dari salah satu santapan daerah. Beralih ke Kalimantan Barat. Mereka terkenal dengan Tumis Pakis Terasi Sedayungnya. Atau, tanah Toraja dengan Tumis Dendeng Kerbaunya.

Sejumlah santapan daerah tersebut akan hadir dalam rangkaian Mighty Culinary 2013 yang diusung majalah Sedap, pada Minggu (6/10/2013) di gedung TVRI Senayan, Jakarta.

"Tahun ini,  kita berupaya menyajikan pengalaman kuliner yang khusus, dengan menghadirkan cita rasa khas daerah sebenarnya," ujar Semijati Purwadaria, pemimpin redaksi majalah Sedap, dalam konferensi pers yang berlangsung di Oktagon, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013).  

Cita rasa daerah sebenarnya yang dimaksud Semi adalah dengan memboyong putera daerah untuk mengenalkan secara langsung santapan daerahnya, lengkap dengan bumbu otentik dan teknik memasak khas daerah masing-masing.

Ada sembilan jenis masakan daerah yang akan hadir dalam rangkaian Indonesian Food Gallery ini. Di antaranya; Ketupat Sambal Godok (Tangerang Peranakan),  Kulat Lempah Pelawan (Pulau Bangka), Kambewe (Pulau Buton), Koholeo (Pulau Buton), Kambing Kuning (Kalimantan Barat), Tumis Dendeng Kerbau (Toraja), Sayur Biji-biji (Kalimantan Barat), Gulai Ebi Pisang Muda (Sumatra Mandailing), dan Pare Pammarasan with Beef (Toraja).

"Jika ada yang beranggapan, masakan tradisional rumit, ini akan menjadi bukti bahwa tidak benar demikian, memasak makanan tradisi itu mudah," ujar Lisa Virgiano, pakar kuliner yang juga turut mengkurasi Mighty Culinary tahun ini.

Selain sembilan jenis masakan khusus tersebut, event ini juga menghadirkan sekitar 50 tenant kuliner dalam rangkaian Indonesian Food Bazaar. Mereka yang dipilih sudah melalui tahap seleksi ketat agar menjadi kesempatan bagi pecinta kuliner untuk merasakan sendiri keragaman rasa dari berbagai daerah Indonesia.

Beberapa tenant yang hadir di antaranya, Dapur Solo, Ayam Bakar Tiyang Jati, Kedai Ketan No.2, Lapis Bogor Sangkuriang, Nasi Cikur, Lapis Talas, Es Krim Broti, hingga Baso Kuah Hitam.

Di samping kedua rangkaian itu, juga digelar demo memasak oleh tiga chef ternama, yakni Chef Deden Gumilar,  Chef Vindex Tengker, dan Chef Billy Kalangi. Beberapa talkshow mengenai kuliner serta kompetisi memasak juga bisa diikuti.

Mighty Culinary 2013 akan berlangsung Minggu (6/10/2013), dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB di gedung TVRI, Jalan Gerbang Pemuda Senayan Jakarta. Pengunjung tidak dipungut biaya tiket masuk.

Penulis :

Rahman Indra

Editor :

Lusia Kus Anna


19.51 | 0 komentar | Read More

Jaksa Agung dan Menteri Pertanian Australia Dituduh Korupsi

CANBERRA, KOMPAS.com - Jaksa Agung Australia George Brandis dan Menteri Pertanian Barnaby Joyce diterpa isu korupsi setelah menghadiri pesta perkawinan seorang presenter radio, dua tahun lalu.

Jaksa Agung Brandis dituduh menggunakan uang negara senilai 1.700 dolar Australia atau setara Rp 17 juta, namun ia bersikukuh uang tersebut digunakan untuk kepentingan dinas.

Sementara Menteri Joyce dituding menggunakan uang negara untuk keperluan pribadi senilai 650 dolar atau setara Rp 6,5 juta.

Senator George Brandis yang merupakan anggota kabinet pemeirntahan koalisi pimpinan PM Tony Abbott membenarkan dirinya telah meminta klaim senilai 1.700 dolar kepada Departemen Keuangan dua tahun lalu.

Uang tersebut, kata Brandis, digunakan untuk menghadiri perkawinan Michael Smith, seorang presenter radio. Menurut pengakuan Senator Brandis, uang tersebut ia gunakan untuk membayar tiket pesawat dan menyewa mobil.

Menyusul terungkapnya isu ini pekan lalu, Jaksa Agung Australia ini kemudian menulis surat ke Departemen Keuangan disertai selembar cek senilai uang yang ia gunakan. Dalam surat itu Brandis menyebutkan ia bersedia mengembalikan uang tersebut demi menepis segala kesimpangsiuran seputar isu ini.

Sementara Menteri Pertanian Barnaby Joyce juga menyatakan telah menyurati Depkeu untuk mengoreksi kesalahannya. Surat yang ia kirim itu juga dilampiri cek senilai 650 dollar untuk membayar uang rakyat yang secara keliru ia pergunakan sebelumnya.

Menteri Joyce adalah menteri yang sebelumnya menyatakan menolak rencana Indonesia membeli perusahaan peternakan di Australia.

Jaksa Agung bayangan dari Partai Buruh yang beroposisi, Mark Dreyfus, menuding Brandis tidak layak ditugaskan untuk menerbitkan code of conduct baru bagi anggota kabinet. Ia meminta PM Abbott untuk menunjuk anggota kabinet lainnya melakukan tugas tersebut.

"Senator Brandis bertahun-tahun lamanya berada di pihak oposisi, selalu menuntut pengetatan biaya perjalanan dinas, dan tidak ragu untuk mendesak kepolisian menyelidiki apa yang ia bayangkan sebagai penyelewengan," kata Mark Dreyfus.

"Senator Brandis menuntut orang lain berperilaku memenuhi standar, namun ia sendiri tidak menerapkan standar itu bagi dirinya," sindir Dreyfus.

Menurut pedoman Depkeu Australia, biaya perjalanan dinas seperti "bertemu dengan pejabat pemerintah dan badan-badan pemerintah lainnya" atau "menghadiri acara sejalan dengan tugasnya" dibenarkan untuk mengklaim biaya perjalanan.  Namun, dalam pedoman itu tidak disebutkan "bertemu dengan jurnalis atau pekerja media lainnya".


19.51 | 0 komentar | Read More

Bulgaria Buai Prinsipal Otomotif Dunia

Written By bopuluh on Senin, 30 September 2013 | 19.51

Sofia, KompasOtomotif - Bulgaria berharap bisa membuai lebih banyak prinsipal untuk mengalih investasi ke negara tersebut. Salah satu produsen yang masuk adalah Great Wall Motors dari China dan terbukti banyak memberikan manfaat terhadap perekonomian. 

Negara Eropa Timur yang satu ini kalah bersaing dengan negara tetangga, seperti Hongaria, Romania dan Serbia dengan produksi yang terus meningkat dari Damiler, Ford dan Fiat. 

Diana Nikolaeva, Peneliti dari Konsultan Ernst & Young mengatakan, Bulgaria mulai berhasil menarik investasi masuk untuk beberapa perusahaan komponen otomotif. Pajak perusahaan dan pribadi yang rendah, pekerja handal dan kondisi ekonomi yang relatif stabil, membuat investasi mengalir. 

"Kedekatan dengan Eropa Barat dan bagian dari anggota Uni Eropa adalah keuntungan penting," beber Diana yang dilansir Automotive News Europe (30/9/2013). Namun, kelemahan juga mengintai, antara lain rendahnya penegakkan hukum dan proses administrasi yang berbelit akan mengurangi minat investor.

Perusahaan komponen otomotif, termasuk Johnson Control Automotive Electronics, Grammer dan Wurty Elektronik merupakan pemasok utama ke negara-negara di Eropa. "Kami melihat adanya konsentrasi manufaktur komponen di lokasi yang dikenal secara tradisi memproduksi produk hidraulik, kabel-kabel dan dan sensor," beber Diana.

Pada 2012, Great Wall membuka pabrik pertamanya di Lovech,  utara Bulgaria bekerja sama dengan perakitan lokal Litex Motor Corporation. Pabrik berkapasitas 50.000 unit pertahun ini merakit pikap Steed secara CKD. Saat ini, Great Wall mulai memasarkan produknya ke Italia dan Inggris! 
 


19.51 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger